Persetankan!
Aku dah lali, dah biasa
sejak azali
ditinggalkan, dibiarkan
tak dipeduli, tak dihirau
keluh kesah aku
pernah dia tahu?
aku bangkit walaupun sakit
luka yang ada, aku biarkan
biar menjadi parut
sebagai tanda
hati aku mati
tiada ruang lagi
aku ketawa
untuk menutup duka
tersenyum
untuk membalut tangis
kuat tapi rapuh
benci tapi sayang
perasaan apakah ini?
robek hati
air mata tak usah ditanya
sudah jatuh berkali-kali
ku gagahkan diri
lukiskan kekuatan
menempuh hari yang mendatang
kadangkala
aku merasa
ada baiknya dia tidak pernah kembali
agar aku tidak kecewa berulang kali
Qiey
(12022014)
No comments:
Post a Comment