Hinanya diri pabila diperhati setiapnya
Masih banyak kotoran yang hinggap
Meski ku cuci sebersihnya air, ku kikis dengan sungguh
Tidak hilang walau sekelumit pun
Saat ku kehilangan, ku persalahkan Dia
Saat ku kekosongan, ku menagih simpatinya
Saat ku bahagia, ku lupa Dia
Sedangkan Dia sentiasa ada disisi
Perhati tiap satunya tingkah aku
Melihat tiap kotoran yang makin banyak terpalit pada diri ini
Ku cuba hakis, kikis, tiap kotoran
Masih di situ
Makin bertambah
5 waktu Dia menunggu setiap hari
Rindukan kehadiranku
Walaupun kotor, dia tetap terima
Malunya aku
Sehina-hina aku, aku masih punya Dia
Kotoran-kotoran ini
Hanya mampu bersih
Dengan izinNya
Kotoran-kotoran ini
adalah dosa-dosa
tiap satunya yang ku lakukan
Qiey
(02112015)
No comments:
Post a Comment